Sunday, 8 February 2015

BERSYUKUR

Berjalan di bumi-Mu, aku melihat berbagai macam orang. Kadang bertemu dengan si pengeluh. Tiap hal dia keluhkan, seakan dialah orang yang paling tak bahagia. Aku pernah mendengar di pengeluh berkata dengan penuh keluhan, "apa gunanya sehat jika tak punya uang?" Ah... apa dia tidak tahu, banyak orang menghabiskan banyak uang demi kesehatan.

Saat berjaga di toko seharian, bertemu dengan orang-orang yang berusaha dengan cara instan. Meminta. Dalam satu hari berjaga, mungkin ada sampai lima orang peminta-minta yang datang. Sering bertemu peminta-minta yang usianya masih muda. Heran sendiri aku dibuatnya. Apakah mereka tidak tahu Nabi pernah bersabda, "Sesungguhnya harta ini adalah lezat dan manis. Maka siapa yang menerimanya dengan hati yang baik, niscaya ia akan mendapat berkahnya. Namun, siapa yang menerimanya dengan nafsu serakah, maka dia tak akan mendapat berkahnya. Dia akan seperti orang yang makan, namun tak pernah merasa kenyang. Dan tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah." (HR. Muslim).

Sedang di tempat lain bertemu dengan orang yang selalu semangat berusaha, meski ia telah renta. Tapi tak mau menyusahkan orang lain (bahkan saudaranya) dengan meminta-minta. Mereka orang-orang sederhana dengan pemikiran sederhana pula. Jualan merekapun sederhana. Tapi mereka lebih "keren" daripada peminta-minta yang menengadahkan tangan pada orang lain. 

Mbah-mbah jualan jajan pasar
Dan akupun melihat orang-orang yang berjuang untuk hidupnya, dengan cara yang mereka kuasai. Menjadi buruh bangunan, menjadi tukang becak, menjadi pedagang, menjadi sales/marketing sebuah produk, menjadi pegawai, dll. Kadang diantaranya "sawang sinawang", merasa orang lain lebih beruntung dan lebih bahagia. Benarkah? Sebenarnya, jika rasa syukur itu ada, insya Allah kita akan menerima diri kita apa adanya dan menjadi bahagia.

Tukang batu


Para pembatik

Pedagang asongan. Gb dari sini
“Dari Abu Hurairah r.a. ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Lihatlah orang yang berada di bawah kamu, dan jangan lihat orang yang berada di atas kamu, karena dengan begitu kamu tidak meremehkan nikmat Allah yang diberikan-Nya kepada kamu.” (HR. Bukhari-Muslim)

No comments:

Post a Comment

Terima kasih telah memberikan komentar di blog saya. Mohon untuk memberi komentar dengan kata yang santun. Terima kasih. :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...