Saturday, 21 March 2015

MUSYAWARAH PERENCANAAN PEMBANGUNAN


Musrenbang atau Musyawarah Perencanaan Pembangunan yang dimaksud disini adalah kegiatan tahunan yang dilaksanakan dalam rangka menyusun Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) untuk tahun yang akan datang. Jadi, pelaksanaan Musrenbang tahun 2015 adalah untuk membahas penyusunan RKPD tahun 2016. Musrenbang ini dilaksanakan berurutan dari struktur pemerintahan yang paling bawah, yaitu di desa, kecamatan, kabupaten, provinsi, terakhir nanti di tingkat nasional.

Kebetulan tugasku ada di kecamatan, tepatnya di Kecamatan Dukuhseti Kabupaten Pati. Apa yang kami lakukan dalam rangka penyusunan RKPD tersebut?

Seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun 2015 ini, kami memulainya dengan mengadakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan tingkat desa (Musrenbangdes) di bulan Januari. Di musrenbangdes, biasanya akan ada banyak usulan pembangunan dari peserta musyawarah yang biasanya adalah perwakilan RT/RW serta lembaga desa lain dan tokoh masyarakat. Tentu usulan-usulan ini akan ditampung oleh Pemerintahan Desa untuk menjadi program kerja mereka yang akan dituangkan dalam dokumen RKPDes (Rencana Kerja Pemerintahan Desa). Dalam musrenbangdes juga dipilih seorang delegasi desa yang akan mengawal usulan-usulan desa di tingkat kecamatan melalui penjaringan aspirasi masyarakat (jaring asmara).

Musrenbang Desa Ngagel

Diskusi dalam Musrenbang Desa Kembang

Penandatanganan Berita Acara Musrenbangdes oleh wakil peserta

Nantinya pada forum jaring asmara, usulan-usulan dari semua desa yang ada di wilayah kecamatan diolah agar bisa memberikan gambaran permasalahan dan kebutuhan yang ada di tingkat kecamatan. Usulan-usulan ini akan dipilah-pilah dalam tiga bidang, yaitu: 1) Bidang Pemerintahan dan Sosial Budaya, 2) Bidang Ekonomi, dan 3) Bidang Sarana prasarana/infrastruktur. Bidang infrastruktur biasanya menjadi usulan favorit para delegasi. Pembangunan jalan yang menjadi kembangnya. Selain sarpras, masalah pendidikan dan kesehatan juga banyak diusulkan di jaring asmara. Tetapi paling banyak memang bidang sarpras.

Salah satu kelompok diskusi dalam Jaring Asmara
Setelah jaring asmara, kami kemudian melaksanakan musrenbang tingkat kecamatan, dimana kami juga mengundang anggota dewan yang mewakili daerah pemilihan kami serta perwakilan dinas/instansi yang ada di kecamatan. Usulan-usulan saat jaring asmara akan lebih berkembang disini. Kami juga akan menentukan prioritas kegiatan tingkat kecamatan yang akan kami usulkan di musrenbang tingkat kabupaten. Dan puncaknya adalah pemilihan 3 orang delegasi kecamatan yang bertugas mengawal usulan di Musrenbang Kabupaten agar bisa masuk RKPD tahun berikutnya.

Sebelum Musrenbang Tingkat Kabupaten, ada yang namanya Forum SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah), dimana 3 utusan dari kecamatan se-kabupaten akan dibagi dalam 3 bidang seperti yang disebutkan di atas, yaitu bidang pemerintahan dan sosial budaya; bidang ekonomi; dan bidang sarana prasarana/infrastruktur. Di Forum SKPD ini akan dilakukan semacam dengar pendapat dari delegasi kecamatan dengan dinas/instansi terkait di kabupaten, termasuk dengan anggota dewan juga. Misalnya di bidang pemerintahan dan sosial budaya, akan hadir dalam forum tersebut dari Dinas Pendidikan, BKD, Bapermades, Dinas Kesehatan, dan dinas lain yang terkait dengan pemerintahan dan sosial budaya. Begitupun di bidang ekonomi akan ada Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Kantor Ketahanan Pangan, dan dinas lain yang terkait dengan bidang ekonomi. Tentu saja bidang infrastukturpun seperti itu. Akan ada dinas-dinas Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislautkan), dan lain sebagainya. Sedangkan yang memfasilitasi pelaksanaan Forum SKPD ini adalah BAPPEDA Kabupaten Pati.

Akhirnya di Musrenbang Tingkat Kabupaten yang juga difasilitasi oleh BAPPEDA, penajaman usulan-usulan dari bawah yang sudah dibahas dari Musrenbang Desa, Musrenbang Kecamatan, dan Forum SKPD akan mengerucut. Semua akan menjadi Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Tahun 2016. Usulan-usulan tersebut akan dipilah-pilah lagi, mana kegiatan yang menjadi kewenangan Kabupaten dan mana kegiatan-kegiatan yang diusulkan melalui APBD Provinsi maupun APBN.

Pembukaan Musrenbang Kabupaten oleh Bupati Pati

Semua itu adalah ikhtiar kami untuk pembangunan yang sesuai kebutuhan masyarakat. Program dan kegiatan yang akan dilaksanakan nantinya tentu diharapkan bisa memberikan kemanfaatan untuk masyarakat banyak, bukan hanya untuk sebagian kecil orang.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih telah memberikan komentar di blog saya. Mohon untuk memberi komentar dengan kata yang santun. Terima kasih. :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...