Monday, 11 January 2016

MUNGKINKAH MEMUASKAN SEMUA ORANG?


Kita berharapnya semua orang suka dengan kita. Semua orang senang dengan tingkah laku kita. Semua orang bahagia dengan kehadiran kita.

Tapi kenyatannya, apakah bisa seperti itu?

Terkadang kita bertingkah menyebalkan. Tidak sopan pada orang yang lebih tua. Menyepelekan teman bicara. Tidak menepati janji. Pokoknya, banyak kelakuan menyebalkan kita. Wajar sih, kalau orang tidak suka. Dan untuk hal ini kita memang harus memperbaiki diri. 

Tapi kadang, saat kita berbuat baikpun orang belum tentu suka dengan yang kita lakukan.

Misalnya, pelajar yang tidak mau mencontek ataupun memberi contekan pada temannya. Kata temannya, "belagu amat sih..."

Satu kali seseorang menyumbang cukup besar dalam penggalangan dana untuk membantu korban bencana. Acaranya live di televisi. Ada yang nyeletuk, "shodaqoh kok dipamer-pamerin."

Seorang pegawai tidak mau menerima suap, ketika ada yang ingin mengurus sesuatu dengan jalan cepat. Kata orang lain, "sok suci banget ah..."

Bahkan saat kita bersikap biasa-biasa saja, bukan sikap istimewa menurut pikiran kita, orang lain belum tentu berpikir begitu. 

Memberi senyum tetangga komplek. Ada tetangga lain yang tidak suka. 

Memberi tumpangan pada teman yang kurang akrab di jalan, ada yang bilang kita sok baik.

Mendengarkan curhat teman. Katanya sok perhatian.

Dan yang lainnya lagi.

Lalu, ketika mendengar ketidaksukaan orang lain atas diri kita, apa yang kita pikirkan?

Sedih luar biasa seakan dunia mau hancur? Karena kita maunya semua orang menyukai kita. Jadi, ketika ternyata ada orang yang tidak suka, kita jadi teramat sangat sedih. :(

Atau... balik mencibir orang yang tidak suka? Mau suka atau tidak suka terserah lo, ini hidup gue kok... :D

Atau, hal itu menjadi sebab introspeksi diri kita untuk selalu memperbaiki diri?

Menurutku sih...

Selalu punyai pikiran positif saja... Jika ada yang suka, itu bisa menjadi semangat bagi kita untuk lebih baik lagi. Jika ada yang tidak suka, kita bisa introspeksi. Mungkin kita memang salah dan pantas tidak disukai. Lalu kita bisa memperbaiki diri.

Belajar menjadi orang yang ikhlas. Katanya orang ikhlas itu... tidak menjadi sombong bila dipuji. Dan tidak lantas terpuruk ketika dicaci. Jadi, biasa saja lah...meski dipuji atau dicaci. Kalau mau berbuat baik ya berbuat baik saja. Tetap ikhlas meski ada yang memuja atau mencela.

Yang pasti, kita memang tidak akan bisa memuaskan semua orang. Meski kita sangat ingin. Pasti ada yang suka dan ada yang tidak suka. Tinggal bagaimana kita menyikapinya.



2 comments:

  1. wah bener banget mbak emang gak bisa kita bikin puas semua orang... kudu sabar

    ReplyDelete

Terima kasih telah memberikan komentar di blog saya. Mohon untuk memberi komentar dengan kata yang santun. Terima kasih. :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...