Tuesday, 17 May 2016

STRATEGI TANGGAL TUA TANPA DRAMA UNTUK ANAK KOS

Ini adalah sebuah acara Kompetisi Blogger ShopCoupons X MatahariMall. Yang diselenggarakan oleh ShopCoupons. voucher mataharimall dan hadiah disponsori oleh MatahariMall.
mataharimall-kompetisi

Assalamu'alaikum, Sahabat...

Sahabat pernah melihat video #JadilahSepertiBudi di Youtube? Belum pernah? Yang ini nih...



Sudah lihat? Ada yang pernah mengalami tanggal tua seperti Budi? Makan, sabun, shampo, listrik, pokoknya semua diirit-irit. Sampai-sampai cari wifi gratisan, gitu... 

Kalau saya dulu waktu kuliah pernah mengalami kejadian yang mirip-mirip, sih. Tidak persis, cuma ngiritnya itu mirip banget. Yang paling beda, cari wifi gratisan. Soalnya dulu belum musim wifi-wifian. Tapi sepertinya anak kos kebanyakan begitu kalau tanggal tua. Pokoknya apa-apa diirit.


Tapi ada juga tipe yang penuh drama seperti teman saya. Kalau sudah tanggal tua, pasti hutang sana-sini, hingga menjadi pembicaraan diantara teman. Kalau sudah mentok tidak ada yang bisa dipinjami, ia biasa menggadaikan televisi, perhiasan, bahkan sepeda motor miliknya. Padahal uang bulanannya jauh lebih banyak daripada kami yang hidup seadanya. Ah... Coba dia kreatif seperti Budi ya?

Tapi memang sih, yang namanya tanggal tua, dibutuhkan strategi tersendiri menghadapinya. Wong saya saja yang termasuk tidak boros pada masa itu (ngaku-ngaku, hihi...), kadang kelabakan juga kalau uang mulai menipis. Jadi, kalau anak kos seperti saya yang kiriman orang tua tidaklah berlimpah, sejak tanggal muda memang sudah harus pasang strategi. 


tanggal-tua-untuk-anak-kos
Contohnya:

1. Mengambil uang kiriman orang tua sesuai kebutuhan.

Setiap kali orang tua mengabari kalau uang bulanan sudah dikirim, saya tidak pernah langsung mengambil semuanya di ATM. Saya hanya mengambil dengan perkiraan kebutuhan selama seminggu. 

Kenapa seminggu? Karena kalau diambil untuk satu bulan, pasti ingin membeli ini-itu. Kalau jatah satu bulan habis satu minggu, kacau kan? Hari sisanya jadi termehek-mehek dan penuh drama hidup kita.

Kalau ambilnya tiap hari, ya repot juga. Mosok tiap hari ke ATM? Lagipula biaya administrasi bank jadi banyak. Tidak jadi ngirit, dong...
 
2. Tidak terlalu sering ke mall.
Wah, gak gaul banget, sih. Hehe... 

Tentu bukannya tak pernah ke mall sama sekali, ya. Kalau ada teman yang mengajak jalan, ya... kita jalan ke mall. Sekedar window shopping lah... Tapi kita memang harus punya "rem" yang kuat kalau jalan di mall sedang dana kita terbatas. Baju, sepatu, tas, semua melambai-lambai minta dibeli. Jangan sampai tergoda! Ingat ada kebutuhan lain yang lebih penting. Demi masa depan kita kelak. #sok.


3. Cari diskonan.
Kalaupun ingin belanja di mall, saya dan teman biasanya cari barang yang sedang ada diskon.  Dulu ada tuh, mall di Jogja (saya kuliah di sana) yang sering memberi diskon. Lumayan kan? Hemat...

4. Masak sendiri.
Masak nasi sendiri dan hanya lauknya saja yang beli, bisa memangkas pengeluaran, lho. Beli lauknya sekali untuk kebutuhan makan sehari. Jadi tidak bolak-balik beli. 

Kalau ada beberapa teman kos yang mau diajak masak ramai-ramai, bisa lebih irit lagi. Di kos saya yang pertama, saya biasa masak barengan dengan iuran untuk belanja bahan mentahnya. Terus masaknya gantian, dijadwal. Bisa lebih ngirit rit rit.

5. Cari ibu kos yang baik.
Hihi... Yang ini ketidaksengajaan yang membawa berkah. Di kos kedua, saya sungguh beruntung mempunyai ibu kos yang punya warung makan dan orangnya baik hati sekali. Jadi, kalau pas krisis, ibu kos mengijinkan saya makan dulu, bayar belakangan kalau sudah dapat kiriman dari orang tua. Pas bayar, didiskon pula.... Asyik...

6. Berusaha cari tambahan penghasilan.
Karena saya bisa mengaji Al-Qur'an, saya cari tambahan penghasilan dengan memberi les baca Al-Qur'an. Lumayan untuk tambahan uang jajan. 

Pernah juga mencoba ikut MLM sebuah produk tas yang sebenarnya banyak dibutuhkan mahasiswa. Tapi saya benar-benar tidak bakat di bidang marketing. Jadi saya tidak bertahan lama disana.
tanggal-tua-untuk-anak-kos
Dengan 6 strategi seperti diatas, uang bulanan saya hampir selalu cukup untuk satu bulan. Kalaupun habis sebelum akhir bulan, biasanya bukan karena saya banyak jajan. Tetapi karena saya harus fotocopy bahan kuliah lebih banyak atau saya harus belanja bahan praktikum. Anak teknik banyak praktiknya bo'... Hihi... #gaya.

Tapi meski saya sudah berhati-hati dengan pengeluaran, tetap saja yang namanya anak kos pernah lah mengalami yang namanya krisis keuangan di tanggal tua. 


Kalau saja dulu sudah ada promo TTS seperti yang diadakan MatahariMall.com ya... TTS bukan Teka Teki Silang lho... Terus, apa dong?



tanggal-tua-untuk-anak-kos
TTS adalah Tanggal Tua Surprisesebuah promo dari MatahariMall.com yang diadakan di minggu ke-3 setiap bulan. Diskonnya sampai 80%, lho... Dan itu untuk semua kategori. Ada handphone dan tablet, fashion pria dan wanita, tas dan koper, kamera, otomotif, laptop, buku, dan lainnya. 

Kerennya lagiTTS ini sudah diskonnya gede, ditambah lagi gratis ongkir, dapat voucher belanja, ada hadiah kejutannya juga. Wah... Kok tidak dari dulu ada, sih? Hihi...

Tapi lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Biarpun sekarang saya sudah bukan anak kos lagi, memanfaatkan promo seperti ini ya tetap semangat, dong... Emak-emak dengan 3 putri seperti saya kan harus bisa mengatur keuangan sebaik mungkin. Kalau ada diskon, apalagi sampai 80%, matanya langsung hijau. Pokoknya emak-emak gitu lah, suka kalau ada yang bisa diirit.

Apalagi Sahabat yang anak kos kekinian, ayo ikut TTS biar hidupmu tak penuh drama di tanggal tua. Tinggal klik, transfer, dapat barang... Hemat waktu, karena tak perlu keluar kos, bisa sambil belajar juga. Hemat biaya. Kan sudah diskon, bebas ongkir pula... Siapa tahu dapat hadiah kejutannya juga.

Subhanallah, nikmatnya tanggal tua tanpa drama...

12 comments:

  1. rencanaya ke mall cuma mau liat2, gak taunya mupeng sana sini, akhirnya tgl tua gigit jari hehe

    ReplyDelete
  2. Kalau saya, tanggal tua cukup berekreasi di sekitaran sawah saja. *Upss... padahal rumahku emang di pinggir sawah. hehe..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, malah asyik itu Pak... Bisa rekreasi tiap hari. :)

      Delete
  3. Cari ibu kost yang baik maksudnya supaya bayarnya bisa mundur beberapa hari menunggu kiriman ya mbak Ummi? Wah itu ide yang sangat bagus sekali, pantas dicontoh oleh anak-anak kost yang lain, hehe

    Dengan beberapa strategi diatas jadi nggak takut pada tanggal tua lagi ya mbak :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bener, Mbak. Hehe... Alhamdulillah dulu sy 2x pindah kost, dapat ibu kos yg baik2.

      Delete
  4. bener bgt, jadi mahasiswa itu harus belajar cari penghasilan sendiri biar terasaah nanti ketika terjun ke dunia kerja beneran :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Biar mandiri sejak dini ya, Mbak. :)

      Delete
  5. Replies
    1. Biar tdk galsu, hrs buat manajemen keuangan yg baik.

      Delete
  6. bener banget mbk, bukan hanya terjadi pada anak kost. tapi juga pada para pekerja kantor..heheh

    ReplyDelete

Terima kasih telah memberikan komentar di blog saya. Mohon untuk memberi komentar dengan kata yang santun. Terima kasih. :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...