Saturday, 9 July 2016

YANG PENTING DALAM PENGASUHAN ANAK

Assalamu'alaikum, Sahabat...

Anak sebagai amanah yang dititipkan Allah kepada orang tua, tentu sudah seharusnya dididik atau diasuh dengan sebaik-baiknya. Meski antara satu keluarga dengan keluarga lain seringkali punya pola asuh yang berbeda-beda. 

Faktor pembeda itu bisa jadi karena pola asuh orang tua waktu kecil, tingkat pendidikan, pengetahuan yang didapat lewat bacaan atau pengalaman, juga faktor lingkungan tempat tinggal. 

Memang menjadi orang tua itu tidak ada sekolahnya. Sekolahnya ya kehidupan itu sendiri. Tetapi dewasa ini, para orang tua lebih mudah menemukan cara-cara pengasuhan atau teori parenting yang dishare lewat buku-buku ataupun internet. Sehingga sebagai orang tua, kita bisa berkaca dari pengalaman orang lain. 

Meski begitu, sulit menyatakan bahwa teori yang satu lebih baik dari teori yang lain. Satu hal bisa cocok diterapkan pada pengasuhan seorang anak, bisa jadi tidak cocok ketika diterapkan pada anak yang lain. Orang tua tetap harus membuat pilihannya sendiri.

Tetapi jika memperhatikan dan mengamati pola asuh beberapa orang tua, saya pikir hal-hal di bawah ini penting untuk diperhatikan dalam pengasuhan anak, yaitu:

1. Kompak antara ayah dan bunda.
Bagaimanapun kekompakan orang tua penting dalam pengasuhan anak. Misalnya saja dalam hal sederhana, yaitu tata cara makan. Bunda ingin anak harus makan di meja makan, sedang ayah ingin membebaskan anak. Boleh makan di meja makan, ruang tamu, atau di kamar. Jika tak ada kesepakatan ayah dan bunda, bisa-bisa anak malah menjadi bingung. Siapa yang mau diikuti?

Jadi, harus ada komunikasi antara ayah dan bunda untuk menentukan satu kata pola pengasuhan.

2. Keteladanan.
Setelah ada kesepakatan orang tua, maka memberikan contoh tentu akan lebih membuat pengasuhan anak menjadi lebih efektif.

3. Melibatkan anak dalam diskusi.
Anak-anakpun perlu diajak diskusi tentang aturan yang ditetapkan di rumah. Dengan diajak diskusi, harapannya anak akan merasa dilibatkan hingga menjadi lebih mudah menaati peraturan rumah.

4. Konsisten.
Orang tua harus konsisten menerapkan aturan. Jangan sampai hari ini membuat aturan A dan di hari lain membuat aturan B untuk sebuah kasus yang sama. 

Contohnya tentang aturan menyalakan televisi. Hari ini menyatakan televisi harus mati setelah maghrib dan anak-anak harus belajar, esok hari ternyata orang tua tidak konsisten dengan aturan tersebut. Yang terjadi, anak malah menyepelekan aturan.

5. Tak pernah berhenti belajar.
Ya, dengan mendidik anak sesungguhnya orang tua sedang mendidik dirinya sendiri. Akan ada hal baru yang ditemui dalam pendidikan dan pengasuhan anak. Misalnya ketika anak-anak semakin besar, kita jadi sadar, eh ternyata cara mendidik remaja beda ya dengan saat mereka masih kanak-kanak. Atau, ternyata anak pertama dan kedua tidak bisa diterapkan pola asuh yang sama ya... Hal seperti itu akan membuat orang tua harus terus belajar.

Lima hal diatas adalah hal yang menurut saya penting diperhatikan dalam pengasuhan anak. 

Oh ya, jangan lupa selalu mengiringi usaha dengan do'a kepada Allah SWT agar anak-anak tumbuh menjadi anak yang baik sebagaimana yang diharapkan orang tua.

Wassalamu'alaikum.
Ummi

No comments:

Post a Comment

Terima kasih telah memberikan komentar di blog saya. Mohon untuk memberi komentar dengan kata yang santun. Terima kasih. :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...