Thursday, 3 August 2017

TIGA HAL YANG HARUS DILAKUKAN SEBELUM MENYEBARKAN BERITA

Assalamu'alaikum,


Di era media sosial seperti ini, kabar berita cepat sekali tersebar. Berita dari ujung dunia sebelah barat, dapat diketahui oleh yang di ujung timur dalam waktu sekejap. Informasi tentang apapun juga sangat mudah kita dapatkan. Google saja dengan kata kunci yang diinginkan, niscaya sedetik kemudian informasi tersebut sudah berada di tangan.

Tetapi di tengah mudahnya kita mendapatkan informasi itu, semudah itu pula kita mendapatkan informasi yang tidak benar atau hoax. Pernah kan mendapatkan broadcast WA tentang anak yang hilang, misalnya. Tapi ternyata hoax. Atau informasi seputar kesehatan, tapi ternyata setelah diteliti tidak dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Dan ini diperparah dengan adanya berita online yang suka sekali membuat judul bombastis, tetapi isinya biasa saja. Ada juga yang tidak sesuai antara judul dan isi. Karena itu sangat penting membaca keseluruhan berita, ya judul ya isinya. Jangan sampai kita ikut-ikutan menyebarkan berita tidak benar karena melihat judulnya saja.



Jadi, ada baiknya kita melakukan 3 hal ini sebelum menyebarkan sebuah berita:


1. Periksa kebenaran berita tersebut.


Allah berfirman dalam Surat Al-Hujurat ayat 6, "Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu."


Allah sudah memberikan petunjuk kepada kita seperti itu. Jangan sampai kita merugikan orang lain karena berita yang kita sebar. Misalnya ada suami istri yang bertengkar karena informasi yang salah dari kita. Bisa kacau kan? 


2. Kedepankan husnudzon.


"Mengapa di waktu kamu mendengar berita bohong itu, orang-orang mu’minin dan mu’minat tidak bersangka baik terhadap diri mereka sendiri, dan (mengapa tidak) berkata:”Ini adalah suatu berita bohong yang nyata.” [An Nur : 12].


Jadi, sebelum memperoleh bukti yang pasti, sebaiknya kedepankan husnudzon terlebih dahulu. Janganlah kita menjudge saudara kita dengan tuduhan buruk dengan dugaan-dugaan saja. 

3. Ingatlah bahwa semua ucapan dan tindakan ada pertanggungjawabannya.


“Kamu katakan dengan mulutmu apa yang tidak kamu ketahui sedikit juga, dan kamu menganggapnya suatu yang ringan saja. Padahal dia pada sisi Allah adalah besar”. [An Nur : 15].

Selalu ingat bahwa setiap yang kita lakukan ada pertanggungjawabannya. Ini bukan perkara sepele, lho. Pertanggungjawaban di dunia barangkali kita masih bisa menghindar. Bagaimana dengan pertanggungjawaban di akhirat?


Jadi, marilah kita sama-sama menahan diri dari berita yang belum kita ketahui kebenarannya. Meskipun berita tersebut terlihat menarik, sedang booming, tetapi jika bisa menimbulkan keburukan, bagaimana tanggung jawab kita dihadapan Allah? Apalagi jika berita itu sampai menimbulkan perpecahan antar saudara, antar teman, bahkan sesama warga negara. Tidak enak kan hidup dalam perpecahan?

Kalau saya ya suka yang rukun-rukun saja...

Wassalamu'alaikum

Ummi

#ODOP

#BloggerMuslimahIndonesia

8 comments:

  1. Iyaa mi bener bangettt
    Jadi kalo mau nyebarin berita mah kudu kroscek dan lebih hati-hati

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, kita memang harus hati2 ya... jangan sampai teman jadi musuh gegara berita yang gak bener.

      Delete
  2. Kadang ya gitu, Mbak. Lihat judul beritanya bombastis atau berita yang pas dihati langsung deh tekan tombol share tanpa cek ricek lagi. Tapi kalau udah ingat semua ada pertanggungjawabannya pasti bakal lebih hati-hati nih. Makasih tipsnya, Mbak... :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Sering banget memperhatikan yg begitu... :)

      Delete
  3. Setuju kak, kadang orang mudah sekali menyebarkan berita hoax..
    T_T

    ReplyDelete
  4. setuju, umm. Jadi jangan asal share apalagi cuma baca judulnya terkesan provokatif. sal kenal ummi dari Jambi :)

    ReplyDelete

Terima kasih telah memberikan komentar di blog saya. Mohon untuk memberi komentar dengan kata yang santun. Terima kasih. :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...